

Kesan Pertama kali aku kenal Andre ga lebih "TENGIL & SUSAH DIATUR", dan bener aja dia ma adik sepupuku (Budi Mulyadi) tiap malam sepanjang FOPMA APP 94 bolak balik ke kost-an banyak tanya... Buat temen-temen yang ngerasain FOPMA/ OSPEK di APP pasti inget... yang namanya FOPMA disuruhnya bawa yang aneh-aneh...:
• Coklat cap buaya lah
• Indomi rasa ikan paus lah
• Sepasang kecoa suami istri lah
• n keanehan lainnya
Tentu saja semua mustahil ada, karena yang dimaksud supaya "kroco-kroci" kreatif... Nah.. ga kecuali sepupuku ma temennya Junior ini...
Awalnya mereka super bingung dengan banyak permintaan aneh itu, tapi setelah tahu maksudnya, mereka berdua pun jadi GILA abis... karena mereka justru ngerjain panitia dan berospek dengan hemat biaya!! Dicarinya cangkang mie instan, dimasukin kertas n ditulisin rasa ikan paus... begitupun coklat.. dan sebagainya..
WALAUPUN akhirnya mereka setiap hari ketangkep panitia dan dihukum... sampe ada panitia yang bilang... "Kamu lagi-kamu lagi".... saking bosennya!!!?
Buat kebanyakan anak baru... pasti ga banyak yang berani ngelawan senior... apalagi ngerjain.. TAPI bagi mereka saat itu, masalah cuma satu hal: "BIAYA"... Wal-hasil mereka jadi berani dan kreatif..
Keberaniannya buat "BERJUANG" dan mencoba hal-hal "BARU" membuat aku jadi welcome sama dia, selain mungkin karena sekampung (Sukabumi), ternyata dia ga susah diarahin walau terkesan "slengean ma cengar-cengir". Semakin aku tahu keadaannya, semakin aku ingin mensupport sedayaku.. karena kuliah baginya adalah satu cara untuk Bisa Memperjuangkan Nasib Ibu dan kaka-kakanya.. kelak.. setelah sekian waktu jauh dari sosok Ayah!!!
Apa yang akan kalian lakukan? Jika sejak kecil tak banyak mengenal dan kasih sesosok ayah, tiba-tiba setelah dewasa harus mengakui bahwa dia masih ada dengan membawa adik-adik baru?!
Oleh Junior, Aku.. betul-betul dibuat "SURPRISE"... karena dia sanggup menahan kemarahannya, dan sanggup menerimanya dengan santun, sebagaimana layaknya seorang anak kecil yang rindu sosok Bapaknya... Bahkan sanggup merekatkan serpihan perahu yang berserakan... setelah sekian tahun hanyut dipecah gelombang..
Aktivitas Junior sebagai aktivis dikampus dan tugasnya sebagai mahasiswa APP terlampaui dengan baik... dan pas 3 tahun..
Perjalanan karirnya, justru dimulai dari Pesantren di Tangerang sebagai administrator... hingga akhirnya berkarir sebagai Marketing Eksekutif di perusahaan importir produk-produk Cina untuk indutri kulit dan garment.
Meski bukan lulusan Marketing, dia tetap mencobanya... hingga setelah 8 tahun ini keasyikan...dan ga mau pindah ke bagian lain... ma'lum dah di level Manager dengan fasilitas... Keliling beberapa negarapun telah dirasakannya atas penghargaan perusahaan pada buah karyanya.
Aku tahu.. sobat.. ini mungkin baru setapak jalan yang terlampaui... tapi dari titian-demi titian kecilmu lah aku pun belajar tentang cara berjuang untuk orang-orang terkasih.. ternyata benar.. "disetiap kita berhasil melalui kerumitan... selalu ada kemudahan.." ...dan perjuanganmu pun tak akan pernah usai... hingga pemilikmu menghentikannya...

